Cara Cicil Rumah untuk PNS

Kredit Pemilikan Rumah (KPR memang bisa dinikmati siapa saja, termasuk seorang yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS). Justru, banyak yang mengatakan bahwa KPR untuk PNS jauh lebih mudah dalam proses pengajuannya.

Salah satunya, jika umumnya untuk mengajukan KPR seseorang harus bekerja setidaknya dua tahun lamanya dengan status sebagai karyawan tetap, berbeda dengan PNS yang syaratnya cukup minimal satu tahun masa kerja.

Di samping syarat di atas, selebihnya syarat umum mengajukan KPR untuk PNS tidak berbeda dengan karyawan swasta lainnya. Seperti dirangkum berikut ini.

KTP suami dan atau istri (bila sudah menikah)
Fotokopi kartu pegawai atau SK kepangkatan (untuk PNS)
Kartu Keluarga
Keterangan penghasilan atau slip gaji
Laporan keuangan (untuk wiraswasta)
NPWP Pribadi (untuk kredit di atas Rp100 juta)
SPT PPh Pribadi (untuk kredit di atas Rp50 juta)

Terpenting, sebelum mengajukan KPR untuk PNS, harus tahu bahwa bank akan melihat penghasilan serta cicilan utang yang sudah ada sekarang. Bank hanya mengizinkan total cicilan rumah berkisar 30% dari penghasilan.

Sebagai PNS, tetap harus mengecek kemampuan membayar. Untuk memperkecil cicilan, cara yang bisa dilakukan adalah memperbesar jumlah DP dan memperpanjang tenor pinjaman.

Untuk usia masuk aplikasi KPR adalah minimum 21 tahun atau sudah menikah, dan pada saat kredit berakhir maksimal usia 55 tahun untuk PNS.

Bagaimana Agar KPR untuk PNS Disetujui?
Kiat utama, ajukan KPR untuk PNS ke beberapa bank sedikitnya tiga bank. Mengapa demikian? Karena pejabat dan pegawai bank juga manusia yang punya subjektivitas.
Waktu terbaik mengajukan KPR untuk PNS adalah minggu ketiga dan keempat, karena biasanya bank sedang mengejar target.
Hindari mengajukan KPR untuk PNS di bulan Desember, karena bank biasanya sedang sibuk tutup buku. Sebaiknya tunda pengajuan di Januari.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *